Diposkan pada artikel, info Meepago, nabire, papua

MEMPERINGATI HARI (HAM) SE DUNIA


HARI INI ADALAH HARI HAM SE DUNIA BAGI RAKYAT PAPUA
DENGAN ADANYA KEKERASAN DAN PELANGGARAN HAM nabire 10 Desember 2020

Foto: Nabire masa aksi ham Sedunia

Nabire Egeidapos.news menyuarakan bawah Hari HAM Sedunia. Kami Rakyat West Papua, membuka suara hati nurani kami bahwa Negara Indonesia Stop;
Brutalisasi kami.
Stop bunuh kami.
Stop tangkap kami.
Stop penjarakan kami.
Stop perkosa kami.
Stop stigma kami dengan Rasisme.
Stop penjajahan.
Sesua UUD 1945. “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka (segala) bentuk penjajahan diatas dunia/(Tanah Papua) harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan,…”

manusia dilahirkan itu bukan sia-sia dan mempunyai harga diri dan martabat hak yang sama. Maka Ketika ibu di lahirkan manusia yang sempurna bukan kolonial Indonesia di lakukan seperti binatang yang pelihara di kandang sendiri

Ingin bebas da ingin keluar dari berbagai persoalan

Published: admin/EPN

Diposkan pada info Meepago

Selamat memperingati Hari noken khas bagi orang papua.

foto doc: ilustrasi pribadi

Berita

Nabire, egeidapos.news – Pada 4 Desember 2012, noken khas bagi Papua ditetapkan sebagai warisan kebudayaan tak benda oleh UNESCO, maka setiap 4 Desember, dunia memperingati Hari Noken Sedunia.

Namun, kerajinan noken tradisional buatan tangan yang memiliki nilai budaya, sosial, ekonomi di seluruh Papua dan Papua Barat ini dianggap belum mampu meningkatkan kesejahteraan pembuatnya, salah satunya di bidang perekonomian.

Namanya budayawan keagamaan pemerintahan Sungguh tidak berubah pasti selalu ingat namun, mendukung dan memperingati Hari noken papua se dunia

Bagi orang papua harus memperingati 4 Desember 2012 sampai saat ini masuk pada tanggal 4 desember 2020

Published: admin/EPN

Diposkan pada berita, info Meepago

OPM TPNPB DEVISI II MAKODAM PEMKA IV PANIAI KIBARKAN BENDERA BINTANG KEJORA

Kibar bendera Bintang Kejora yang ke 59 tahun dari sejak 1961 hingga saat ini./ baca-juga-artikel

Beritahukan melalui [egeidapos.News]/Memperingati hari ulang Tahun Embrio bangsa west Papua, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPN-PB OPM) di seluruh wilayah Meepago tetap akan dilaksanakan upacara pengibaran Bendera Bintang Kejora.

Hal itu di laporkan langsung oleh Pimpinan Pertahanan Daerah,Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat, Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Devisi II Makodam Pemka IV Meepago Brig. Jend Inf. Damia M Yogi melalui sambung seluler.kepada jubir awek media The TPNPB PANIAI News GUNTUR ALAMPA Senin (30/11) dari Mabes.

Dikatakan Yogi, β€œSeluruh TPN-PB, OPM yang ada di Meepago akan menghadiri di Markas Besar β€œMabes” untuk memperingati Hari Ulang Tahun Embrio Bangsa West Papua yang jatuh pada tanggal 1 Desember 1961 sampai dengan 1 Desember 2020.”

Brig. Jend Inf. Damia M Yogi mengatakan, Pada tanggal 1 Desember adalah peringatan penandatanganan manisfesto politik bangsa West Papua dan persiapan pembentukan negara adalah pada tahun 1963.

β€œBintang Kejora akan tetap berkibar di markas TPNPB-OPM di Meepago melalui pengibaran Bendera sang Bintang Kejora,” kata Pimpinan TPN PB Meepago Damianus M Yogi Rimba Ribut dalam pesan elektronik, Senin (30/11/2020) kepada media ini.

Dikatakan, peringatan HUT 1 Desember biasanya dirayakan di markas TPNPB-OPM dengan melakukan pengibaran bendera Bintang Kejora. β€œIni sudah kami lakukan dari dulu selama 59 tahun dan itu akan berjalan terus sampai bangsa west Papua Merdeka dari Indonesia.”

Dikatakan Pimpinan, β€œ1 Desember itu bukan hari proklamasi, melainkan hari di mana para tokoh Papua dan Pemerintah Belanda mengumumkan embrio negara. Setelah itu proklamasinya terjadi pada tanggal 1 Juli 1971, maka TPNPB-OPM berjuang untuk pengakuan itu,” jelasnya.

β€œDalam Upacara Pengibaran Bintang Kejora Pada 1 Desember Ini, akan di hadiri dari seluruh Basis Pertahanan Pasukan TPN PB OPM Yang berada di wilayah Meepago yakni, dari 5 kabupaten antara lain: Paniai, Deiyai, Dogiyai, Nabire dan Intanjaya Bagian Paniai, merayakan bersama sama seperti biasa dari Markas Besar TPN PB OPM Meepago di Totiyo Deyatei Paniai West Papua,” katanya.

β€œ1 Desember 1961 adalah Hari Nasional bangsa Papua, berdasarkan legitimasi International. 1 Desember 1961 adalah Hari lahirnya embrio bangsa Papua berdasarkan hukum Internasional yang tercantum pada resolusi PBB nomor 1514, oleh sebab itu jika Rakyat Papua hendak merayakan hari bersejarah ini adalah Hak mutlak dan hak absolute yang tidak bisa diganggu gugat dengan segala macam alasan atau hukum-hukum karet negara kolonial NKRI.”

β€œNamun dalam perayaan tersebut kepda Rakyat Papua sorong samarai dihimbau untuk bertindak dengan hikmat Tuhan, karena Indonesia adalah Negara kolonial yang dikendalikan oleh Iblis Lusiver sehingga kapan saja NKRI dapat bertindak brutal guna menghianati hari penting dan bersejarah ini.

TTD

Pimpinan Pertahanan Daerah,Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat, Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Devisi II Makodam Pemka IV Meepago

Brig. Jend Inf. Damia M Yogi Alias RIMBA RIBUT

Momen 1 Desember Laurenzius Kadepa Tegaskan 7 Hal

HUKUM DAN HAM

YOGYAKARTA, meneruskan melalui egeidapos.wordpress.com β€” disampaikan juga, Momen 1 Desember Laurenzius Kadepa, Anggota DPR Papua menegaskan tujuh hal dalam statement terhadap Negara Indonesia terkait aparat TNI/Polri dan kelompok sipil bersenjata untuk menghentikan penyerangan yang mengorbankan warga sipil Nduga, Intan Jaya, Pegunungan Bintang dan Puncak Papua di Provinsi Papua. Jayapura senin (30/11/2020).

Laurenzius Kadepa, Anggota DPR Papua (Sumber foto: ppc)

Laurenzius Kadepa mengatakan, Negara Indonesia masih melihat tanggal 1 Desember hanya dari sisi politik yaitu hari kemerdekaan Papua maka operasi intelijen dan aparat keamanan dikerahkan untuk antisipasi dan penegakan hukum.

Saya apresiasi karna itu tugas negara sebagai sebuah bangsa yang berdaulat. Namun yang menjadi masalah adalah kenapa aparat negara (oknum) selama ini begitu gampang menghabisi rakyat sipil seperti kasus terakhir di Puncak Papua.

Oknum pelaku terkesan dibiarkan oleh institusi dan negara seakan perbuatannya terpuji / tugas negara. Saya mau sampaikan ya keadilan hukum harus di tegakkan dan jangan pandang bulu. Rakyat sipil Papua juga warga negara Indonesia, jelas kadepa.

Di momen tanggal 1 Desember Laurenzius Kadepa menegaskan kembali bahwa:

Pertama, Negara segera pertimbangkan pendekatan keamanan untuk Papua bila perlu dihentikan.

Kedua, Negara segera menarik seluruh pasukan non organik yang ditempatkan dibeberapa wilayah seperti Nduga, Intan Jaya, Pegunungan Bintang dan Puncak Papua.

Ketiga, Proses hukum oknum aparat yang menembak mati warga sipil dan Hamba Tuhan

Keempat, Bantuan puluhan ekor babi oleh Panglima TNI di Papua diapresiasi namun saya tidak setuju kalau puluhan ekor babi ini untuk membayar kepala bagi masyarakat sipil yang di tembak oknum aparat di Papua

Kelima, Disampaikan kepada seluruh rakyat Papua agar jangan terpancing dan terprofokasi dengan kegiatan apapun tetap menjalankan aktivitas seperti biasa.

Keenam, Sebagai umat kristen selamat beribadah, 1 desember sebagai hari gerban natal

Ketujuh, Kepada masyarakat dan organisasi / LSM peduli Aids saya mau sampaikan Selamat hari Aids Sedunia.

Demikian statement ini saya sampaikan kepada semua pihak agar nilai kemanusiaan diutamakan dalam tugas tanggungjawab kita masing agar Papua Tanah damai tidak hanya menjadi sebuah kata saja. Tuhan Memberkati.

Published:Admin/EP

#Pemerintahan # politik

Hai sobat..

Sudah tanggal 30 Desember 2020, ini artinya hari besar bagi umat kristiani dan hari hut kemerdekaan bangsa Papua. sudah dimulai.

Sebarkan.orang turut

Apa saja persiapan yang sudah sobat buat? Kue Natal? Pohon Natal? Kado Natal?

Rasanya kurang afdol kalo sobat enggak membuat kartu Natal dan memberikan ucapan Natal bagi teman dan keluarga yang merayakannya.

Bingung ingin ucapkan apa? Intip 19 inspirasi ucapan Natal yang bisa sobat bagikan besok..

1. Semoga damai dan kebahagian natal bersama kita di tahun yang baru ini. Selamat Natal.

2. Semoga di penghujung tahun ini, kita semua berbahagia dan diberkati. Selamat hari Natal.

3. Semoga kamu, keluarga kamu, dan kita semua mendapat berkat Natal dan kebahagiaan, terutama di tahun baru yang akan datang.

4. Semoga jiwa natal selalu hadir dalam hatimu. Selamat Natal.

5. Di Hari Natal Ini
Ketika siang hari saat matahari bersinar, semoga segala permohonanmu dikabulkan
Ketika malam hari saat bulan keluar, semoga kamu mendapat berkat
Ketika hari hujan, semoga semua masalah tersapu air.
Selamat Natal.

6. Natal adalah saat dimana masa lalu seseorang dilupakan, dan kehadirannya hari ini dikenang.
Selamat Natal.

7. Semoga kita semua diberkati berkah natal yang tiada hentinya. Semoga santa tidak lupa mengabulkan permohonanmu.
Hohoho…Selamat Natal.

8. Kami sekeluarga mengucapkan Selamat Hari Natal. Semoga anda sehat dan sejahtera di tahun yang baru.

9. Marilah kita sambut tahun baru yang akan datang.
Marilah kita bergembira dalam setiap momen hidup kita.
Marilah kita merayakan tahun yang penuh berkah ini.
Selamat Natal.

10. Semoga dunia ini dipenuhi dengan kehangatan dan cinta Natal.
Semoga kita semua diberkati di tahun baru yang akan datang.
Selamat Natal.

11. Kehidupan penuh dengan lika-liku.
Dengan iman dan harapan, tidak ada yang tidak mungkin.
Tetap percaya, berbuat baiklah, dan bersinarlah.
Selamat Natal.

12. Natal adalah saatnya berbagi hati dengan cinta dan kasih sayang.
Natal adalah saat memberi dan menerima berkat.
Saatnya kita berbahagia, karena penyelamat kita sudah lahir.
Selamat Natal.

13. Hadiah yang terbaik bukanlah hadiah yang paling mahal.
Hadiah yang terindah bukanlah yang ada di pohon natal.
Hadiah yang terindah dan terbagus adalah Natal itu sendiri, kelahiran Tuhan penyelamat kita.
Selamat Natal.

14. Mari kita songsong tahun yang baru.
Mari kita bergembira di hari natal ini.
Selamat Natal.

15. Kalau ada orang gemuk jatuh dari genteng,
jangan kamu kaget.
Santa mau menyampaikan salamku kepadamu.
Selamat Natal.

16. Natal adalah musimnya berkah dan cinta.
Selamat Natal.

17. Bisa kirimkan fotomu?
Akan kukirimkan ke santa biar dia ngasih hadiah buatmu.
Selamat Natal.

18. Sekarang bulan Desember.
Bulan penuh cokelat dan kue.
Bulan penuh berkat.
Karena di bulan ini penyelamat kita lahir.
Selamat Natal.

19. Selamat pesta Natal. Semoga Terang Natal akan tinggal di Hati kita dan menjadi terang bagi keluarga serta sesama

mengucapkanΒ Selamat Nata bagi teman-teman yang merayakannya.

TPNPB-OPM DEVISI II MAKODAM PEMKA IV MEEPAGO WEST PAPUA 1 DESEMBER 2020

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka TPN-PB OPM Devisi II Makodam Pemka IV Paniai.Wilayah Kekuasaan Adalah Meepago
Wilayah Paniai, Deiyai, Dogiyai Intanjaya Bagian Paniai dan Wilayah Nabire, West PapuaPanglima TPN PB OPM Devisi II Makodam Pemka IV
Brig. Jend Inf Damianus M Yogi Alias Rimba Ribut

Pimpinan TPNPB Devisi II Makodam Pemka IV Paniai, Brig. Inf. Damia Rimba Ribut Magai Yogi. Foto: Dok

PANIAI, Egeidapost.news-Pimpinan Pertahanan daerah,Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat, Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Devisi II Makodam Pemka IV MeepagoPaniai, Inf. Damia Rimba Ribut Yogi mengatakan, pada tanggal 1 Desember yang diklaim sebagai hari ulang tahun (HUT) Organisasi Papua Merdeka (OPM), Pihaknya tetap akan mengibarkan bendera Bintang Kejora di markas TPNB-OPM Paniaiβ€œBintang Kejora akan tetap berkibar di markas TPNPB-OPM dan itu hari selasa merayakannya,” kata Dami RR Yogi dalam pesan elektronik, Sabtu (28/11/2020).Dikatakan, peringatan HUT OPM tanggal 1 Desember biasanya dirayakan di markas TPNPB-OPM dengan melakukan pengibaran bendera Bintang Kejora. β€œIni sudah kami lakukan selama dari dulu tahun 61 sampai tahun 2020 dan selama 59 tahun itu akan berjalan terus,” katanya.Ia mengatakan, setiap tahun pada 1 Desember, mereka selalu memperingati sebagai HUT OPM. “Satu Desember itu bukan hari proklamasi, melainkan hari di mana para tokoh Papua dan Pemerintah Belanda mengumumkan embrio negara. Setelah itu proklamasinya terjadi pada tanggal 1 Juli 1971, maka TPNPB-OPM berjuang untuk pengakuan ini,”katanya.Sebelumnya, Ketua OPM TPNPB Jeffrey Bomanak, mengatakan 1 Desember 1961 adalah Hari Nasional bangsa Papua, berdasarkan legitimasi International. 1 Desember 1961 adalah Hari lahirnya embrio bangsa Papua berdasarkan hukum Internasional yang tercantum pada resolusi PBB nomor 1514, oleh sebab jika Rakyat Papua hendak merayakan bari bersejarah ini adalah Hak mutlak dan hak absolute yang tidak bisa diganggu gugat dengan segala macam alasan atau hukum-hukum karet negara kolonial NKRI.”Namun dalam perayaan tersebut Rakyat Papua dihimbau untuk bertindak dengan hikmat Tuhan, karena Indonesia adalah Negara kolonial yang dikendalikan oleh Iblis Lusiver sehingga kapan saja NKRI dapat bertindak brutal guna menghianati hari penting dan bersejarah ini,”tulis bomanak dalam relasenya.Kepada redaksi Kabar Mapegaa dari Markas Besar OPM TPNPB Victoria Jeffray Bomanak menyeruhkan seluruh pertahanan komando daerah TPN-PB OPM diseluruh Tanah Papua akan merayakan hari tersebut demi mengenang 1 Desember 1961 adalah lahirnya sebuah bangsa berdasarkan hukum International dan di deklarasikan secara resmi dalam sebuah proklamasi kemerdekaan bangsa Papua pada 1 Juli 1971.Ia menyampaikan selamat menyongsong hari Nasional bangsa Papua yang ke 59, pada 1 Desember 2020.Lanjut kata dia, Seruan singkat ini dikeluarkan secara resmi oleh jajaran kepemimpinan markas besar OPM TPN-PB Victoria,”pungkas Jeffrey Bomanak via.keterangan tertulis yang di liputkan Redaksi, EGEIDAPOS.NEWS minggu (29/11/2020)